Oleh : Teguh Pangaribowo - PLD (Pendamping Lokal Desa)
Tegal Kertha, 6 Mei 2026 - Pemerintah Desa Tegal Kertha bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) menggelar sosialisasi pencegahan dan penemuan dini Tuberkulosis (TBC) di Ruang Rapat Kantor Desa. Kegiatan ini didanai melalui alokasi Dana Desa bidang kesehatan tahun 2026.
Sosialisasi menghadirkan petugas Puskesmas sebagai narasumber dan diikuti kader Posyandu, PKK, kepala dusun, serta masyarakat rentan. Materi yang disampaikan meliputi gejala TBC, cara penularan, pentingnya pengobatan tuntas, dan mekanisme menjadi PMO (Pengawas Mennelan Obat).
Pendamping Desa yang hadir menjelaskan bahwa penggunaan Dana Desa untuk kegiatan ini sesuai Permendesa PDTT tentang prioritas penggunaan Dana Desa 2026, khususnya pencegahan stunting dan penyakit menular. sebagaimana diatur dalam Permendesa PDT Nomor 16 Tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, serta berpihak pada masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Sekretaris Desa, Made Dewi Suarningsih menekankan pentingnya peran kader dalam menjaring terduga TBC di tingkat dusun. “Kader jadi garda terdepan. Kalau ada warga batuk lebih dari 2 minggu, segera arahkan ke Puskesmas. Jangan tunggu parah,” tegasnya.
Warga menyambut baik kegiatan ini. “Selama ini banyak yang malu periksa. Setelah dijelaskan, jadi tahu kalau TBC bisa sembuh kalau berobat teratur dan gratis,” kata narasumber.
Dengan dukungan Dana Desa dan pendampingan TPP, diharapkan penemuan kasus TBC di desa meningkat dan angka putus obat bisa ditekan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar