Oleh : Teguh Pangaribowo
(PLD Kecamatan
Denpasar Barat)
Tegal
Harum - Musyawarah tersebut membahas secara detail mengenai prosedur dan
rencana usaha koperasi, rencana pengajuan pinjaman, serta dukungan persetujuan pengembangan
koperasi. Hasil musyawarah ini akan menjadi dasar bagi Perbekel untuk menerbitkan
surat rekomendasi penjaminan pinjaman koperasi.
Musdesus
ini dihadiri dari unsur penting seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), TAPM Provinsi
Bali, Anggota DPRD Kota Denpasar, Kepala Dinas PMD, yang diwakili oelh Kepala Bidang
Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Desa, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil
Menengah Kota Denpasar, yang diwakili oleh Kabid KPK (Kelembagaan Pemberdayaan
Koperasi (Bpk Made Parama, ST, Camat Denpasar Barat yang diwakili oelh Kasi PM,
Perbekel Tegal Harum, TAPM Kota Denpasar, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa,
Kelihan Adat Se-Desa Tegal Harum, Pengurus dan Pengawas KDMP, Perangkat dan
Staf Pemerintah Desa Tegal Harum.
Ketua
BPD Desa Tegal Harum, Nyoman Arga, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Musdesus
pada hari ini merujuk pada Surat Edatan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah
Tertiinggal Nomor 8 Tahun 2025 Tanggal 01 Oktober 2025 tentang Percepatan
Musyawarah Desa Khusus Untuk Persetujuan Dukungan Pengembalian Pinjaman
Koperasi Desa Merah Putih, dan Surat Pemberitahuan dari Dinas Pemberdayaan
Masyarakat Desa (DPMD) Kota Denpasar Nomor 400.10/1198/DPMD Tanggal 13 Oktober
2025 Perihal Pendampingan dan Pembinaan Percepatan Musyawarah Desa Khusus
dengan fokus pada agenda utama antara lain; 1) Mendengarkan dan mempelajari
Rencana Usaha KDMP dan Rencana Pinjaman KDMP kepada Bank; 2) Membahas dan
menyepakati dukungan Pembayaran Cicilan Pengembalian Pinjaman Koperasi Desa
Merah Putih; dan 3) Membahas rekomendasi yang mendorong seluruh masyarakat Desa
menjadi anggota KDMP. Kemudian acara Musdesus pun dibuka oleh Ketua BPD Tegal
Harum.
Sambutan
Berikutnya dari Kepala DPMD Kota Denpasar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala
Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Desa, Bapak Ida Bagus Wirama Puja
Manuaba, S. Kom, MM.Kom. Beliau memberikan apresiasi kepada Desa Tegal Harum karena
yang pertama kali Desa di Kota Denpasar yang melakukan Musdesus ini. “Saya
ucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Desa Tegal Harum yang telah
menindaklanjuti surat kami untuk melaksanakan Musdesus ini”, kata beliau..
Sambutan
selanjutnya dari Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kota Denpasar
diwakli oleh Kabid KPK (Kelembagaan Pemberdayaan Koperasi (Bpk Made Parama, ST)
menyampaikan “Bahwa yang bapak ibu ketahui Desa Tegal Harum merupakan
satu-satunya Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Kota Denpasar yang sudah jalan”.
“Proposal Bisnis ini tetap dijalankan dan apakah nantinya akan digunakan sebagai
dasar megajukan pinjaman ke Bank Himbara”, tambah beliau.
Sambutan
dan pada acara inti pada Musdesus ini adalah bapak Perbekel Desa Tegal Harum
dengan pemaparannya tentang rencana bisnis dan rencana pinjaman KDMP, sebelum
menyampaikan hal tersebut bapak kepala Desa / Perbekel menyampaikn sekilas
tentang profil KDMP dari Kantor Koperasi, gerai-gerai koperasi yang sudah beroperasi,
Struktur Kepengurusan, Badan Hukum, keanggotaan KDMP yang telah mencapai 604
orang. KDMP Tegal Harum menjadi salah satu dari KDMP MockUp, Kemudian
dilanjutkan dengan pemaparan skema perbandingan antara pengajuan Pinjaman melalui
LPDB atau dengan Bank Himbara. Dukungan Pemerintah Desa Tegal Harum seperti
memberikan Pendampingan dan Pembinaan, Penguatan Sumber Daya Manusia dan
Sinergitas dengan BUM Desa Puspa Harum Sejahtera. Untuk rencana bisnis terdapat
Rincian Biaya Anggaran Investasi dengan jumlah Rp. 200.000.000,- dan Rincian
Anggaran Modal Kerja sebesar Rp. 500.000.000,- sehingga total keseluruhan
kebutuhan mencapai Rp. 700.000.000,-
Acara
kemudian dilanjutkan dengan diskusi atau pemberian aspirasi oleh peserta
Musdesus yang dipandu oleh Ketua BPD. Saran pertama disampaikan oleh Bapak Gede
Suarja Jaya, beliau menyampaikan untuk tidak menyarankan mengajukan pinjaman
dari Bank Himbara yang di jamin oleh Dana Desa tetapi mendukung untuk melakukan
pinjaman dari LPDB agar lebih meningkatkan Simpan Pinjam KDMP Tegal Harum, saran
kedua disampaikan oleh bapak Wayan Subawa mengharapkan agar diberikan gambaran
rencana KDMP ini akan dibawa kemana agar kami selaku anggota dan calon anggota
KDMP lebih menyakinkan kembali dapat berganung dengan KDMP Tegal harum.
Sebelum
Musdesus ini ditutup diberikan kesempatan kepada Bapa I Dewa Made Darma
Setiawan selaku TAPM Provinsi Bali, beliau menyampaikan “Kami memberikan
apresiasi kepada KDMP Tegal Harum yang sudah baik berjalan meskipun ini adalah
KDMP yang baru dibentuk, jika di desa lain KDMP yang baik dikarenakan pengembangan
dari Koperasi yang sudah ada menjadi KDMP, tetapi tidak untuk di Desa Tegal
Harum”. Beliau juga menambahkan, “KDMP Tegal Harum tidak hanya menjadi
perbontohan di Kota Denpasar saja melainkan akan menjadi percontohan untuk seluruh
Desa di Provinsi Bali”. Ungkap Pak Dewa Darma.
Penyampaian
terakhir dari Business Assitan Kementerian Koperasi Bapan Ketut Witara
menyampaiakan “Dari beberapa Desa yang saya dampingi hanya di KDMP Tegal Harum
yang bisa dijadikan sebagai barometer desa lain untuk melaksanakan Musdesus ini”, kata Pak Ketut Witara, “Desa lain masih banyak mengalami kendala seperti belum
adanya kantor, operasional kantor, bahkan mereka menggunakan komputer milik
pribadi”, tambah beliau.
Musdesus
ditutup dengan penandatangan Berita Acara Kesepakatan yang dibacakan oleh Ketua
BPD sebagai dasar telah melaksanakan Musdesus dengan daftar hadir terlampir.
Pelaksanaan Musdesus ini juga disiarkan secara live streaming melalui Youtube Tegal
Harum Channel. Untuk lebih lengkapnya bisa disaksikan langsung dengan link Youtube
dibwah ini.
https://www.youtube.com/live/39zEs5z4aHc?si=5Tzrj6SXjfW0uwkK